ISTIMEWA
Nikita Mirzani Mengaku Tak Kenal Mucikari F dan O
About Jakarta

TERAS-DEPOK - Artis Nikita Mirzani buka suara terkait diamankannya dirinya oleh polisi di dalam kamar hotel karena kasus prostitusi. Nikita mengaku tidak kenal dengan dua tersangka muncikari F dan O. "Niki mau menegaskan yang namanya F dan O tidak kenal dan berkomunikasi tidak pernah," kata Nikita di sebuah kafe di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015). Nikita membantah bekerjasama dengan F dan O dengan menjual diri dan memasang tarif jutaan rupiah. Dia mengatakan, tak ada menerima sepeser pun transfer uang yang disebut polisi menjadi salah satu bukti. "Adanya beberapa pemberitaan yang bilang kalau Niki menerima transfer uang dari kejadian yang kemarin. Padahal tidak ada transferan ke rekening sama sekali dan ini bisa dibuktikan dari hasil buku tabungan yang telah diprint oleh Niki," ucapnya. Sebelumnya, polisi menyebut Nikita Mirzani dan model Puty Revita digerebek di kamar hotel setelah menangkap dua tersangka muncikari F dan O. Dari kamar, polisi mengamankan berbagai barang bukti seperti bukti transfer, pakaian dalam, serta kondom dari dalam tas Nikita. Polisi menyebut, bintang film "Mama Minta Pulsa" ini ditangkap dalam keadaan setengah bugil. Nikita juga, menurut polisi, memasang tarif Rp 65 juta untuk sekali kencan. (Editor : Ade)






Life Style

Ade Juwita Sempat Minta Didoakan agar Cepat Sembuh

TERASJAKARTA - Meninggalnya komedian Ade Juwita, memberikan duka mendalam bagi keluarga, sahabat serta sejumlah rekan yang pernah kerja bareng dengan Ade. Aktor sekaligus komedian Harry de Fretes mengatakan, dirinya merasa kaget saat tahu sahabatnya telah pergi untuk selama-lamanya. Harry mengatakan, sebelum Ade meninggal ia sempat menghubungi Ade yang tengah berbaring lemas di sebuah rumah sakit yang berada di Sorong, Papua. "Sewaktu beliau di rumah sakit sekitar 3 minggu lalu, masih sempat telepon saya dengan suara yang lemah. Ade sempat menghubungi saya, minta didoain supaya cepat sembuh," ucap Harry, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/11). Memiliki setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan di Jakarta, membuat Harry akhirnya belum bisa membesuk sahabatnya secara langsung ke Papua. "Kita juga di Jakarta kan ada kesibukan, nggak bisa ke sana karena jarak yang jauh. Saya bilang, maaf De nggak bisa -->selengkapnya





NASIONAL

Prof Sri Edi Swasono : Sekitar 380 Bahasa Daerah Terancam Punah

Prof Sri Edi Swasono : Sekitar 380 Bahasa Daerah Terancam Punah TERAS .JAKARTA-Setidaknya ada sekitar 380 bahasa daerah yang berhubungan dengan etnik terancam punah. Ini ditandai dengan hanya dipakainya bahasa daerah menjadi bahasa lisan. Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi UI Prof Sri Edi Swasono dalam paparan Diskusi Panel -->selengkapnya

MEGAPOLITAN

LIFE STYLE

Ade Juwita Sempat Minta Didoakan agar Cepat Sembuh

TERASJAKARTA - Meninggalnya komedian Ade Juwita, memberikan duka mendalam bagi keluarga, sahabat serta sejumlah rekan yang pernah kerja bareng dengan Ade. Aktor sekaligus komedian Harry de Fretes mengatakan, dirinya merasa kaget saat tahu sahabatnya telah pergi untuk selama-lamanya. Harry
selengkapnya...

TEKNO

Google Pakai Motorola untuk Gugat Apple

Jakarta - Perang gugatan antara para produsen smartphone belum menunjukkan tanda berakhir. Yang terbaru, Motorola menuding Apple melanggar tujuh patennya. Vendor ponsel yang diakuisisi Google pun meminta pihak berwewenang untuk memblokir impor iPhone, iPad dan komputer Mac. Perangkat-perangkat
selengkapnya...

SPORT

Hukuman Ganda Korea Diperingan, Greysia/Meiliana Tunggu Nasib

Seoul - Otoritas bulutangkis Korea Selatan, Rabu (22/8) mengurangi hukuman untuk empat pemain yang diduga sengaja kalah pada pertandingan di Olimpiade London, dari dua tahun menjadi enam bulan setelah terjadi proses banding.       Jung Kyung-Eun, Kim Ha-Na, Ha Jung-Eun,
selengkapnya...

SPORT

Pujian Bos Honda untuk Valentino Rossi

TERASJAKARTA - Prinsipal tim Repsol Honda, Livio Suppo, mengaku mempunyai rasa hormat yang lebih besar terhadap Valentino Rossi ketimbang 10 tahun lalu. Dia juga memuji penampilan pembalap Movistar Yamaha tersebut sepanjang balapan MotoGP 2015. Hubungan Rossi dengan Honda memang tengah memburuk, beberapa kejadian di seri-seri terakhir musim balapan 2015. Pembalap asal Italia tersebut menyebutkan bahwa Marc Marquez dan Dani Pedrosa mencoba menghalanginya dalam perebutan gelar juara dunia. Belum lagi insiden Rossi dengan Marquez di GP Malaysia, yang membuatnya terkena hukuman penalti tiga poin. Walau begitu, Suppo tetap menaruh hormat kepada Rossi, terlebih performanya yang masih fantastis di usia 36 tahun. "Sekarang saya punya rasa hormat lebih besar untuk Valentino. Kalau tidak salah saya sempat berjumpa Valentino ketika kembali dari Indy di ruang tunggu bandara dan saya katakan dengan jujur kepadanya bahwa kini saya lebih -->selengkapnya

MEGAPOLITAN

Ketika "Ciyus" Terucap dari Mulut Jokowi

Kata ciyus atau serius sering terdengar diucapkan anak-anak zaman sekarang yang sering dijuluki anak baru gede (ABG). Nah, ketika bahasa gaul itu diucapkan oleh Joko Widodo, para pewarta yang bertugas meliput kegiatan Gubernur DKI Jakarta itu tak bisa menahan tawa karena nadanya yang sedikit medok. Terhitung sudah dua kali Jokowi -->selengkapnya

Apakah anda setuju Premium dihapus ?